wisata sejarah metropolis surabaya

Mata Kaki 7 wisata Sejarah di Metropolis Surabaya

Please follow and like us:

Surabaya memiliki banyak Mata Kaki wisata Sejarah di Metropolis Surabaya. Jika di kelolah dengan benar bisa menjadi tempat wisata  bersejarah. Ingin tahu dimana saja tempat-tempat dan apa saja nama gedung tua bersejarah di Kota Surabaya. Yuk kita simak informasi berikut ini:

Gedung RS Darmo :

Gedung Rumah Sakit Darmo (RS Darmo) termasuk salah satu gedung bersejarah. Lihat dari sisi usianya. Gedung RS Darmo di bangun pada 1919. Arsiteknya adalah G.C.Citroen yang juga menjadi arsitek pembangunan Balai Kota Surabaya. pada pertempuran 10 November 1945, Gedung RS Darmo menjadi pusat pertahanan pasukan Brigjen Mallaby. Di depan Gedung RS Darmo inilah insiden pertama yang menyulut pertempuran sengit arek-arek Suroboyo melawan sekutu untuk mempertahankan kemerdekaan RI meletus.

Gedung Santa Maria :

Gedung Santa Maria dibangun pada 1922 gedung ini dulu bernama Zuster Ursulin School, sekolah khusus pelajar perempuan. gedung santa maria pernah pula dijadikan markas BKR (Badan Keamanan Rakyat) pelajar Rayon Darmo dan markas Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pelajar staf 1. Saat ini Gedung Santa Maria menjadi Gedung Sekolah Santra Maria yang cukup di kenal di metropolis Surabaya.

Gedung St Louis :

Gedung tua yang sekarang masih megah ini menjadi salah satu bangunan bersejarah di Surabaya. Saat ini, selain menjadi lokasi salah satu gereja, gedung ini menjadi tempat lembaga pendidikan St Louis. Dulu Gedung St Louis bernama Broederschool. Sekolah khusus pelajar laki-laki.

Patung Joko Dolog :

Berada di Jalan Taman Apsari. Patung Budha ini dibangun pada 1829. Tujuannya menghormati pemakaman Raja Kertanegara. Sebagai raja terakhir Kerajaan Singosari. Konon, patung ini dibawah ke Surabaya kurang lebih tiga abad silam. Patung ini berada tepat didepan Gedung Persatuan Wartawan Indonesia (pwi) Cabang Jawa Timur. dan di seberang Gedung Grahadi di Jalan Taman Apsari Surabaya. Hingga kini, Patung Joko Dolog masih sering dikunjungi umat Budha untuk berziarah.

Masjid Mohammad Cheng Hoo :

Merupakan  salah satu bangunan tempat ibadah di Surabaya yang paling unik dan menarik. Dari depan, tampak arsitektur bangunan masjid ini bernuasa kuat bangunan kuno Tiongkok yang juga sering menjadi bagian depan bangunan tempat ibadah kelenteng. Masjid Cheng Hoo juga menjadi mata lain sejarah penyebaran islam di Jawa. Tidak hanya dari Jazirah Arab Islam menyebar ke Jawa melainkan juga dari tanah Tiongkok.

Seorang panglima angkatan laut. Tiongkok pada Dinasti Ming (1368) bernama Laksamana Cheng Hoo, alias Sam Poo Kong yang diutus Kaisar Yung Lo mengunjungi Kerajaan Majapahit menggunakan kesempatan kunjungan tersebut untuk menyebarkan Islam. Masjid ini menggunakan nama Cheng Hoo untuk mengenang jasa pensyiaran Islam yang di lakukannya.

Kelenteng Boen Bio :

Berada di Jalan Kapasan, Surabaya. Kelenteng ini dibangun pada 1910. Kelenteng ini merupakan bagian dari perkembangan daerah Pecinan di Surabaya. Pemerintah colonial Belanda menyebut permukiman China (pecinan) dengan chineese kamp. Konon, Pecinan di Surabaya ada sebelum Belanda datang dan menjajah Nusantara. Selain menjadi tempat ibadah. Boen Bio yang sangat unik dengan tempat pengobatan tradisional Tiongkok, akupuntur, dan tusuk jarum, serta sering digunakan untuk latihan perkumpulan Barongsai di Surabaya.

Itulah berbagai informasi terkait Mata Kaki wisata Sejarah di Metropolis Surabaya, semoga bisa bermangfaat dan bisa menjadi refferensi wisata edukasi sejarah. Simak berbagai ulasan tempat wisata yang menarik lainnya di Kota Surabaya di halaman Sewa Mobil Surabaya atau bisa kunjungi kami di sewamobilyuliatrans.com

Please follow and like us:

Related posts

× WA kami...