wisata religi ampel surabaya

Ikon Kawasan Wisata Religi Ampel Surabaya

Please follow and like us:

Kawasan wisata Religi Ampel Surabaya dan makam Sunan Ampel, di jalan Ampel Suci No 45 Jalan Ampel. Tercatat didirikan pada abad ke 15. Destinasi itu merupakan salah satu kawasan wisata religi di Surabaya. Membahas ibadah di Masjid Sunan Ampel dan berziarah ke makam Raden Achmad Rahmatullah menjadi tujuan utama wisata religi Sewa mobil wisata di Surabaya.

Selain menjalankan ibadah seperti sholat dan membaca Alquran, sebagai wisatawan besar juga berziarah ke pusara Raden Achmad Rahmatullah, Yang dikenal. Sebagai Sunan Ampel. Raden Rahmatullah dinamakan pula Sunan Ampel. Lantaran Almarhum merupakan salah satu di antara 9 (sembilan) wali (Wali Songo) penyebar Islam di Jawa.

Sejumblah dokumen sejarah yang dikutip, Masjid Ampel yang didirikan pada 1421. Yang didirikan sekaligus yang melakukan prapembangunan masjid agung itu tiada lain adalah Raden Rahmatullah. Disebutkan pula dalam banyak dokumen, yang turut membantu pembangunan Masjid Ampel pada awal pembangunannya sebagai penghalang Raden Rahmatullah.

Mereka adalah duet sahabat Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji. Masjid agung nan megah itu di atas tanah seluas 120 x 180 meter persegi. Komplek pembangunan wisata religi ini masuk wilayah Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir. Lokasi masjid dan makam Sunan Ampel hanya 2,5 km kearah timur dan belok ke utara dari Jembatan Merah. Terhitung mulai tahun 1972 pemerintah Kota Surabaya mendirikan kawasan Masjid Agung Sunan Ampel sebagai tempat wisata religi.

wisata religi ampel Surabaya
wisata religi ampel Surabaya

Baca Juga: Wisata Taman Safari Prigen

Potret Unik Lintas Budaya Wisata Religi Ampel Surabaya :

Ada corak yang unik di Kawasan Ampel adalah akutultasi. Masjid Sunan Ampel di bangun dengan gaya arsitektur Jawa Kuno dan nuasa Arab Islami. Namun arsitektur bangunan Masjid Ampel diwarnai kuat akulturasi budaya lokal dan Hindu-Buddha. Di masjid itu pula pada awal awal islamisasi di pertemuan para ulama dan wali dari berbagai daerah di Jawa untuk membahas metode penyebaran Islam di tanah Jawa.

Kawasan Sunan Ampel juga memilih potret unik akulturasi etnis. Mayoritas penduduk kawasan Kota Utara Surabaya ini merupakan suku Arab. Kawasan ini dengan suasana Timur Tengah. Pasar di kawasan Ampel kebanyakan menjual barang dan makanan khas Timur Tengah. Di pelantara masjid, banyak dijual, pernak-pernik, serta aksesori Arab Islam untuk suvenir dan oleh oleh jamaah haji sepulang dari Makkah Madinah. Pusat belanja barang atau makanan khas Timur Tengah berada di kawasan Masjid Ampel.

Wisata Religi Ampel Surabaya Banyak di Kunjungi Wisatawan Mancanegara :

Pada hari biasa, kawasan Masjid Ampel rata-rata dikunjungi 2.000 (dua ribu) orang. Jumblah kunjungan melonjak tinggi pada bulan Ramadhan. Memasuki minggu ke tiga dan keempat seperti malam tanggal 21,23,25,27, dan 29 Ramadhan. Jumblah pengunjung masjid dan peziarah makam Sunan Ampel melonjak menjadi 10.000 (sepuluh ribu) hingga 20.000 (dua puluh ribu) ribu orang. Selain warga muslim dari banyak daerah di tanah air, pengunjung kawasan wisata religi, seperti Muslim Arab, Arab, Malaysia, dan Brunai Darussalam.

Banyak Pula pelanggan wisatawan dari Tiongkok, Perancis, Belanda, Italia, Jepang, Yunani dan Jepang. Wisman dari negara yang penduduknya bukan pendatang muslim umum Lihat melihat bangunan unik Masjid Ampel yang merupakan bagian dari warisan budaya masa lalu yang terus terpelihara dengan baik.

Pernak – Pernik Masjid Wisata Religi Ampel Surabaya:

Pasar Gubah Ampel Suci:

Dari arah selatan dari jalan sasak terdapat gapura bernama Gapuro Munggah. Dari sini peziarah akan menikmati suasana perkampungan yang mirip dengan pasar Seng (dulu sebelum digusur) di sekitar Masjidil Haram Makkah. Pesan yang di sampaikan ialah setiap muslim wajib naik haji jika mampu.

Setelah melewati lorong perkampungan yang jadi kawasan pertokoan yang menyediakan segala kebutuhan, mulai busana muslim, parfum, kurma, berbagai aksesoris, dan perlrngkapan ibadah haji. Itu banyak tersedia di pasar Gubah Wisata Religi Ampel Surabaya.

Gapuro Poso:

Peziarah dapat melihat Gapuro Poso (puasa) di selatan Masjid Sunan Ampel. Gapuro Poso member pesan inspiratif bahwa setiap muslim wajib menjalankan ibadah puasa. Selain melewati Gapura, peziarah akan memasuki halaman Masjid. Di sana tampak bangunan induk masjid yang megah dengan menara menjulang tinggi.

Komplek dan bangunan masjid ini masih asli ketika di bangun Sunan Ampel. Sampai sekarang menara dan tiang penyanggannya masih utuh. Banyak para peziarah menghabiskan waktunya untuk sholat, berzikir, dan membaca Alquran, atau berziarah di makam Sunan Ampel.

Gapuro Ngama:

Setelah selesai perjalanan peziarah akan berjumpa dengan Gapuro Ngama. Artinya muslim wajib bersedekah itu di gunakan untuk pelestarian dan kebersihan kawasan masjid dan kebersihan kawasan masjid dan makan. Iupun menggambarkan Rukun Islam tentang wajib zakat.

Gapuro Madep:

Berikutnya ialah Gapuro Madep, persis di sebelah barat Masjid Induk. Disana peziarah akan menjumpai makam mbah Shonhaji, sebagai symbol arah kiblat Masjid Agung Sunan Ampel, yang menggambarkan sholat menghadap kiblat.

Gapuro Peneksen:

Terakhir peziarah akan melihat Gapuro Peneksen untuk masuk ke makam. Gapuro Peneksen menggambarkan kalimat syahadat “Bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah”.

Itu berbagai informasi terkait potret unik kawasan lintas budaya serta daya tarik wisata religi Ampel Surabaya semoga bisa bermangfaat dan menjadi refferensi wisata Anda. Simak berbagai ulasan wisata Surabaya menarik  lainnya di halaman Sewa Mobil Surabaya dan kunjungi kami di sewamobilyuliatrans.com

Please follow and like us:

Related posts

× WA kami...